Make your own free website on Tripod.com

 

INFRASTRUKTUR

Untuk mengundang masuknya pemilik modal ke Kawasan Kapet Bukari, Pemda Sulawesi Tenggara sudah mematok kebijakan dan strategi yang jelas, berupa rencana pengembangan berbagai infrastruktur yang diharapkan akan dapat menujang perkembangan Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu. Terutama pada sektor Transportasi, Informasi dan kebutuhan Energi yang merupakan kunci paling vital dalam menunjang percepatan kemajuan suatu daerah, antara lain sebagai berikut :

 

1. Perhubungan Darat

-Meningkatkan jaringan jalan lingkar selatan yang menghubungkan kawasan andalan sebagai jalan arteri kolektor menjadi jalan mantap pada ruas sepanjang 374,14 kilometer, serta pembangunan dan peningkatan jalan-jalan kolektor yang menghubungkan kota-kota kecamatan dengan pusat-pusat produksi sepanjang 150 kilometer.

-Pengaspalan jalan Sikeli-Dongkala 52 Km

    Lapis kerikil pondasi C (LPC)

- peningkatan jalan trans Sulawesi

    * Jalan Lintas Barat 289,95 Km

        Mantap :     59,05 Km

        Belum Mantap :     25,28 Km

        Jalan kerikil Lapis Pondasi B (LPB) : 205,62 Km

    * Jalan lintas timur 295,44 Km.

        Mantap : 40,00 Km

        Belum Mantap : 60,00 Km

        Jalan kerikil Lapis Pondasi B (LPB) : 85,44 Km

 

2. Perhubungan Laut

        - Peningkatan pelabuhan laut Boepinag dan Sikeli

        - Pembangunan pelabuhan Tinanggea

        - Pembangunan pelabuhan penyeberangan ferry Bambea-Sikeli dan Toli-Toli- Mawasangka.

        - Pembangunan dermaga pelabuhan waeputan di Pajongaa.

 

3. Perhubungan Udara

Untuk sektor transportasi udara Pemda Sulawesi Tenggara merencanakan pembangunan dan peningkatan bandara udara WolterMongonsidi, yang direncanakan memperpanjang landasan pacu pesawat menjadi 2100 M dilengkapi dengan fasilitas keselamatan penerbangan.

Serta pembangunan dan peningkatan bandara udara peninggalan PD II di Bambea dan Watubangga masing-masing sepanjang 1.700 meter agar dapat didarati pesawat sekelas CN-235. Semua itu ditujukan untuk meningkatkan mobilitas barang dan orang agar kegiatan ekonomi di Kawasan Andalan Bukari dapat bergulir lebih cepat.

 

4. Pengembangan Sarana Air Bersih Dan Listrik

 

5. Pengembangan Sarana Telekomunikasi

       -   Pembangunan telepon Automat.

       -   Peningkatan pemancar relay TVRI di Bambaea.

 

garis01.gif (11170 bytes)

Created by Ir. Asrun, M.Eng.Sc dan Rekan
Send e-mail to : Rehab@kendari.wasantara.net.id
Copyright 1998 Dinas PU Sultra. All rights reserved.
Last Updated : January 17, 1999 20:08